Lompat ke konten

말

mal

Kenapa orang Korea bilang ucapan bisa jadi benih?

Gambarnya Sebongkah yang keluar dari mulut dan menyeberang ke orang lain. Setelah mendarat, tak bisa ditarik lagi, dan ia mulai bekerja. 말 adalah bongkahan yang keluar dari mulut, menyeberang, lalu lenyap; 글 adalah bongkahan yang mendarat di kertas dan tinggal di sana.

Ungkapan sehari-hari

Di mana gambar itu muncul dalam 말

  1. kecepatan bongkahan keluar

    말이 너무 빨라요.

    ma-ri neo-mu ppal-la-yo

    Bicaramu terlalu cepat.

    Bongkahan berhamburan keluar dari mulut tanpa jeda; yang berikutnya sudah melayang sebelum pendengarnya sempat menangkap yang tadi

  2. bongkahan yang dipakai satu bangsa

    한국말 조금 해요.

    han-gung-mal jo-geum hae-yo

    Saya bisa bahasa Korea sedikit.

    Sekelompok orang duduk melingkar saling mengoper bongkahan berbentuk sama, dan kita ikut memungut beberapa untuk diserahkan

    Jauh lebih sering dipakai sehari-hari daripada kata formal 한국어.

  3. satu bongkahan yang menyeberang

    그 말은 못 들은 걸로 할게요.

    geu ma-reun mot deu-reun geol-lo hal-kke-yo

    Ucapan itu anggap saja saya tidak dengar.

    Bongkahan yang sudah jatuh di depan kita dibiarkan tergeletak di situ, tidak dipungut sama sekali

  4. bongkahan yang saya kirim

    제 말 좀 들어 보세요.

    je mal jom deu-reo bo-se-yo

    Dengarkan dulu saya bicara.

    Menyodorkan bongkahan yang ada di tangan ke arah lawan bicara sambil meminta ia menerimanya

  5. bongkahan yang jatuh lalu tumbuh

    말이 씨가 된다고 하잖아요.

    ma-ri ssi-ga doen-da-go ha-ja-na-yo

    Apa yang diucapkan biasanya jadi kenyataan.

    Bongkahan yang kita lempar terkubur di tanah, bertunas, lalu tumbuh naik ke permukaan

    Gambarannya: ucapan ditanam di tanah lalu bertunas.

Semuanya dalam satu gambar

말 adalah bongkahan yang sudah keluar dari mulut dan menyeberang ke orang lain. Bongkahan yang keluar tanpa jeda berarti bicara terlalu cepat; satu bangsa yang saling mengoper bongkahan berbentuk sama, itulah bahasa bangsa itu. Membiarkan bongkahan yang jatuh tanpa dipungut berarti menganggap tidak mendengar; menyodorkan bongkahan kita agar diterima berarti dengarkan saya dulu. Bongkahan yang dilempar lalu bertunas di tanah, itulah ucapan yang jadi kenyataan. Jadi ungkapan dengan 말 bukan soal bunyi, melainkan soal di mana bongkahan yang sudah menyeberang itu sekarang berada.

Berikutnya

Lihat semua gambar inti Bahasa Korea