want
wɑːnt
Want bukan 'mau' — itu tangan kosong yang miring ke arah sesuatu
Gambarnya Tangan kita kosong, dan tangan kosong itu miring menjulur ke arah sesuatu di sana. Need adalah yang tanpanya urusan tak jalan, want adalah tangan yang miring karena ada pun enak.
Di mana gambar itu muncul dalam want
-
panah mendarat di benda
I want a cold drink, please.
aɪ wɑːnt ə koʊld drɪŋk pliːz
Minta minuman dingin satu, ya.
Tangan kosong menjulur panjang ke arah botol-botol di kulkas.
-
panah mendarat di langkah sendiri
I want to speak to the manager.
aɪ wɑːnt tuː spiːk tuː ðə ˈmænɪdʒər
Saya mau bicara dengan manajernya.
Pelanggan di depan kasir memiringkan seluruh badannya ke arah pintu kantor.
Want to + kata kerja adalah panah yang menancap di langkah kita sendiri.
-
panah mendarat di orang lain
I want you to sign at the bottom.
aɪ wɑːnt juː tuː saɪn æt ðə ˈbɑːtəm
Tolong tanda tangan di bagian bawah.
Jari mengetuk baris terakhir lalu menggeser pulpen ke tangan orang itu.
Want you to adalah panah yang berjalan sampai ke tangan orang lain.
-
panah terbang dari kotak kosong
They want someone who can work weekends.
ðeɪ wɑːnt ˈsʌmwʌn huː kæn wɜːrk ˈwiːkendz
Mereka mencari orang untuk shift akhir pekan.
Kotak jadwal yang masih kosong mengulurkan tangan ke setiap orang yang lewat.
-
panah menunjuk kita
You are wanted at the front desk.
juː ɑːr ˈwɑːntɪd æt ðə frʌnt desk
Ada yang mencari Anda di resepsionis.
Panah yang dilepas dari meja depan melayang datang dan menyentuh punggung kita.
Be wanted adalah panah yang sama, dilihat dari ujung yang terkena.
Semuanya dalam satu gambar
Want adalah anak panah dari tangan kosong. Panah mendarat di benda, jadilah permintaan barang; mendarat di langkah kita sendiri, jadilah keinginan melakukan; mendarat di orang di depan, jadilah permintaan agar dia bertindak. Panah yang terbang dari kotak jadwal yang kosong ke orang-orang lewat menjadi lowongan, dan panah yang sama berbalik menunjuk kita berarti ada yang mencari kita.