listen
ˈlɪsən
Telinga sudah terbuka — lalu untuk apa LISTEN?
Gambarnya Kamu menoleh dan sedikit mencondongkan badan ke arah suara. Kamu tidak menunggu suara datang; kamu membawa telingamu ke sana. HEAR adalah suara yang sampai sendiri ke telinga, LISTEN adalah kamu memutar telinga ke arah suara.
Di mana gambar itu muncul dalam listen
-
telinga diputar ke sana
I listen to the news while I drive.
aɪ ˈlɪsən tuː ðə njuːz waɪl aɪ draɪv
Saya mendengarkan berita sambil menyetir.
Duduk dengan kepala miring ke arah radio.
listen biasanya dipasangkan dengan to.
-
menyimak lalu menuruti
You should listen to your doctor.
juː ʃʊd ˈlɪsən tuː jɔːr ˈdɒktər
Ikuti saja kata dokter.
Menangkap kata dari mulut orang lalu memutar badan ke arah itu.
-
tarik perhatian ke sini
Listen, we need to talk about the schedule.
ˈlɪsən wiː niːd tuː tɔːk əˈbaʊt ðə ˈʃedjuːl
Eh, kita perlu bicara soal jadwal.
Tangan terangkat memutar telinga orang lain ke arahmu.
Listen di awal kalimat = lihat sini sebentar.
-
telinga disiapkan untuk bunyi
Listen for the beep, then press the button.
ˈlɪsən fɔːr ðə biːp ðen pres ðə ˈbʌtən
Tunggu bunyi bip, baru tekan tombolnya.
Telinga dipasang lebih dulu di tempat bunyi yang belum terjadi.
listen for = pasang telinga menunggu sesuatu.
-
siap menampung cerita
Go ahead, I'm listening.
ɡoʊ əˈhed aɪm ˈlɪsənɪŋ
Silakan, saya dengarkan.
Badan diputar ke arah pembicara, telinga dibiarkan terbuka, menunggu.
Semuanya dalam satu gambar
LISTEN adalah telinga yang diarahkan. Diarahkan ke musik, jadilah menikmati; diarahkan ke perkataan orang, jadilah menurutinya; membuat orang lain memutar telinga ke arahmu, jadilah "eh, dengar"; diarahkan ke bunyi yang belum ada, jadilah menunggu. Jadi di mana ada listen, di situ ada orang yang sengaja menaruh telinganya di tempat suara.